Pengertian, Struktur dan Contoh Teks Cerita Fabel Singkat dan Pesan Moral

 Selamat datang kembali di website Artikel Pandai. Kali ini Artikel Pandai akan membahas pelajaran bahasa Indonesia mengenai "Teks Cerita Fabel".Semoga bermanfaat.

A. Pengertian

    Fabel merupakan cara menggambarkan watak dan budi manusia. Fabel adalah cerita fiksi atau khayalan belaka (fantasi). Kadang kala fabel memasukkan karakter minoritas berupa manusia. Cerita fabel juga sering disebut cerita moral karena mengandung pesan yang berkaitan dengan moral.

B. Struktur Fabel


Orientasi
1.       Diawali dengan deskripsi latar
2.       Diawali dengan latar dan kegiatan tokoh
3.       Diawali dengan latar di masa lalu
Yaitu : Bagian awal dari suatu cerita yang berisi pengenalan tokoh, latar, tempat dan waktu
Komplikasi
1.       Diawali dengan konflik batin
2.       Diawali dengan konflik fisik
3.       Diawali dengan konflik perubahan latar dan peristiwa
Yaitu ; Konflik atau permasalahan antara satu dengan tokoh yang lain. Hingga mencapai klimax
Resolusi
1.       Diawali dengan meredanya (menenang) konflik
2.       Diawali dengan dialog yang menandakan amannya keadaan
Yaitu : Bagian yang berisi pemecahan masalah
Koda
Terjadi perubahan watak (boleh ada boleh tidak)
Yaitu :Bagian terakhir fabel yang berisi perubahan yang terjadi pada tokoh dan pelajaran dapat dipetik dari cerita tersebut.

C. Contoh Cerita Fabel

    Cerita Hewan Fabel :                             Dongeng Rusa dan Kura-Kura

 Pada zaman dahulu hiduplah seekor rusa. Ia sangat sombong lagi pemarah. Ia sering meremehkan kemampuan hewan lain.

Pada suatu hari si rusa berjalan-jalan di pinggir danau sembari bernyanyi. Lalu Ia bertemu dengan kura-kura yang terlihat hanya mondar-mandir saja. “Kura-kura, apa yang sedang engkau lakukan di sini?” Tanya rusa.

“ Oh hai rusa Aku sedang mencari sumber penghidupan,” jawab si kura-kura.

Si rusa tiba-tiba marah mendengar jawaban si kura-kura. “Jangan berlagak engkau, hei kura- kura! Engkau hanya mondar-mandir saja namun berlagak tengah mencari sumber penghidupan!”

Si kura-kura berusaha menjelaskan, namun si rusa tetap marah. Bahkan, si rusa mengancam akan menginjak tubuh si kura-kura. Kareba jengkel akhirnya si kura-kura menantang untuk mengadu kekuatan betis kaki.

Si rusa sangat marah mendengar tantangan si kura-kura untuk mengadu betis. Lalu Ia pun meminta agar si kura-kura menendang betisnya terlebih dahulu. “Tendanglah sekeras-kerasnya, semampu yang engkau bisa , ayoo lakukan!”

Si kura-kura tidakmau dan tidak bersedia melakukannya. Katanya, “Jika aku menendang betismu, engkau akan jatuh dan tidak bisa membalas menendangku.”

Mendengar perkataan itu Si rusa kian marah mendengar ucapan si kura- kura. Ia pun bersiap-siap untuk menendang. Ia berancang-ancang. Ketika dirasanya tepat, ia pun menendang dengan kaki depannya sekuat-kuatnya dan sekencang-kencangnya.

Ketika si rusa mengayunkan kakinya, si kura-kura segera memasukkan kaki-kakinya ke dalam tempurungnya. Oleh karena strategi itu tendangan rusa hanya mengenai tempat kosong. Si rusa sangat marah mendapati tendangannya tidak mengena. Ia lantas menginjak tempurung si kura-kura dengan kuat. Akibatnya tubuh si kura-kura terbenam ke dalam tanah. Si Rusa menyangka si kura-kura telah mati. Ia pun meninggalkan si kura-kura.

Namun si kura-kura belum mati dan berusaha keras keluar dari tanah. Setelah seminggu berusaha, si kura-kura akhirnya berhasil keluar dari tanah. Ia lalu mencari si rusa. Setelah beberapa hari mencari akhirnya ditemukannya si rusa. “Bersiaplah Rusa, kini giliranku untuk menendang.” Ujar si kura-kura.

Si rusa hanya memandang remeh kemampuan si kura-kura. “Oh kau masih hidup kura-kura...Baiklah kerahkan segenap kemampuanmu untuk menendang betisku. Ayo, jangan ragu-ragu!”

Si kura-kura bersiaga dan mengambil ancang-ancang di tempat tinggi. Ia lalu menggelindingkan tubuhnya. Ketika hampir tiba di dekat tubuh si rusa, ia pun menaikkan tubuhnya hingga tubuhnya melayang. Si kura-kura mengincar hidung si rusa. Begitu kerasnya tempurung si kura-kura mengena hingga hidung si rusa putus. Seketika itu si rusa yang sombong itu pun mati.



    Pesan Moral dari Cerita Hewan Fabel :
"Dongeng Rusa dan Kura-Kura adalah jangan sombong dan meremehkan kemampuan orang lain. kesombongan hanya akan mendatangkan kerugian dan penyesalan di kemudian hari."

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Contoh Kalimat Efektif Kelogisan dan Kesepadanan Lengkap

Pengertian, Ciri Ciri, Praktik, Bentuk, dan Tingkatan Partisipasi Politik

Pengertian Model Pendidikan Gerak