Pengertian, Pentingnya, dan Implementasi Strategi Nasional Bangsa Indonesia

Pengertian, Pentingnya, dan Implementasi Strategi Nasional Bangsa Indonesia - Mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional dalam kehidupan bangsa dan negara hendaknya selalu dilakukan demi terciptanya integrasi nasional. Akan tetapi dalam kenyataannya, ancaman dan gangguan selalu ada dan tidak bisa dihilangkan begitu saja. Berbagai ancaman dan gangguan tersebut harus dihadapi agar tidak mengancam berbagai kegiatan negara dalam mewujudkan tujuan nasional, sehingga sangat perlu untuk mengembangkan berbagai macam strategi sebagai solusi untuk mengatasinya.


Pengertian, Pentingnya, dan Implementasi Strategi Nasional Bangsa Indonesia


1. Pengertian Strategi Nasional


Kata strategi berasal dari bahasa Yunani, yaitu strategia yang berarti seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan. seorang tokoh bernama Kari von Clausewitz menyatakan bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan, sedangkan perang adalah kelanjutan dari politik.

Pengertian strategi secara umum adalah cara untuk mendapatkan kemenangan atau mencapai suatu tujuan, sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional. Strategi nasional disusun untuk melaksanakan politik nasional, misalnya strategi jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang.

Pada dasarnya, strategi merupakan suatu rangkaian kerangka rencana dan tindakan yang disusun dan disiapkan dalam suatu rangkaian tahapan di mana masing-masing merupakan jawaban terhadap tantangan baru yang mungkin terjadi sebagai akibat dari sebelumnya. Keseluruhan proses ini terjadi dalam suatu arah tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Strategi nasional merupakan pelaksanaan dari kebijakan nasional dalam rangka pembangunan nasional. Bisa dikatakan bahwa strategi adalah politik dalam pelaksanaan , sehingga strategi nasional dijadikan sebagai rencana dan pelaksanaan yang dinamis serta disesuaikan dengan kondisi, situasi, dan kemampuan.

2. Pentingnya Strategi Nasional


Setiap negara di dunia ini, baik negara yang sedang berkembang maupun negara yang sudah maju sangat membutuhkan strategi nasional. Antara negara yang satu dan negara yang lain memiliki perbedaan cara dalam menerapkan strategi nasionalnya. Mereka memiliki cara masing-masing dalam mengatur rumah tangga negaranya, yaitu dalam pengadaan kebutuhan negara, kerja sama politik, maupun juga pertahanan negara.
Suatu pemikiran yang tidak boleh dilupakan dalam strategi nasional antara lain ketahanan nasional, ketahanan pangan, serta pertahanan dan keamanan nasional. Ketahanan pangan merupakan strategi dalam menyejahterakan kebutuhan masyarakat suatu negara, sedangkan pertahanan dan kemanan nasional merupakan suatu hal yang mutlak perlu dikarenakan negara yang mandiri adalah negara yang mampu bertahan dalam situasi dan kondisi apapun.
Baca Juga : 7 Kasus Pelanggaran Hak dan Pengingkaran Kewajiban Warga Negara

3. Landasan Hukum Strategi Nasional


Dalam rangka penyusunan strategi nasional dibutuhkan sebuah landasan hukum supaya tidak menyimpang dari tujuan dan cita-cita bangsa dan negara. Adapun landasan hukum tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Landasan adil yaitu Pancasila

  2. Landasan konstitusional yaitu UUD 1945

  3. Landasan doktrin disusun dalam dua tingkat yaitu tingkat nasional dan hankamnas. Landasan doktrin tingkat nasional terdiri dari wawasan nusantara, ketahanan nasional, dan integritas nasional.

  4. Landasan operasional yaitu yang dapat diperinci menjadi yang berhubungan dengan politik nasional dan berhubungan dengan strategi nasional. Adapun yang dimaksud dengan politik nasional adalah politik pembangunan nasional yang mempunyai fokus yang berbeda-beda sesuai dengan keadaan dan kebutuhan setiap era yang dimasuki. Fokus strategi nasional tidak boleh berbeda dengan politik nasional dikarenakan bahwa strategi nasional adalah strategi pembangunan. Strategi nasional sebagai landasan operasional merupakan cara pembinaan dan penggunaan sarana dan sebagainya demi terwujudnya politik nasional. Adapun sasaran strategi nasional adalah tujuan atau maksud yaitu apa yang hendak dicapai. Sasaran strategi nasional dapat dibedakan menjadi dua yaitu sebagai berikut.



  1. Sasaran ke dalam, yaitu integrasi nasional dengan mewujudkan identitas dan integrasi nasional.

  2. Sasaran ke luar, yaitu sebagai berikut
  1. Mendukung kepentingan nasional di dalam negeri

  2. Memperjuangkan kedudukan terhormat di dalam pergaulan antarbangsa dengan titik berat pada ASEAN terkoordinasi secara erat dan akrab serta forum PBB yang mantap, berwibawa, dan efektif.

  3. Mengadakan hubungan internasional lainnya, baik yang bersifat bilateral maupun multilateral.


Baca Juga : Contoh Partisipasi Warga Negara dalam Sistem Politik di Indonesia

4. Implementasi Strategi Nasional


Implementasi strategi nasional dalam berbagai bidang kehidupan adalah sebagai berikut.

a. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Politik



  1. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan NKRI yang berpijak pada Bhinneka Tunggal Ika. Dalam rangka menyelesaikan masalah-masalah yang mendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara maka diperlukan upaya rekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang-undang.

  2. Menyempurnakan UUD 1945 agar sejalan dengan perkembangan kebutuhan bangsa, dinamika dan tuntunan reformasi, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan UUD 1945 dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

  3. Meningkatkan peran MPR serta lembaga-lembaga tinggi negara yang lain dengan cara menegaskan fungsi, wewenang, tanggung jawab yang mengacu pada prinsip pembagian kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembaga eksekutif, legislaitf, dan yudikatif.

  4. Mengembangkan siste politik nasional yang berkedudukan rakyat demokratis dan terbuka, mengembangkan kehidupan kepartaian yang menghormati keberagaman aspirasi politik, serta mengembangkan sistem dan penyelenggaraan pemilu yang demokratis dengan menyempurnakan berbagai peraturan perundang-undangan di bidang politik.


b. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Hukum



  1. Mengembangkan budaya hukum supaya tercipta kesadaran dan kepatuhan hukum dalam kerangka supermasi hukum dan tegaknya negara hukum.

  2. Menata sistem hukum diantaranya memperbaiki undang-undang.

  3. Menyelenggarakan proses peradilan secara cepat, efisien, dan efektif.

  4. Meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan perlindungan, serta penghormatan dan penegakan hak asasi manusia dalam seluruh aspek kehidupan.

  5. Menyelesaikan berbagai proses peradilan dengan tuntas.


c. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Pertahanan dan Keamanan



  1. Menata TNI sesuai paradigma baru secara konsisten melalui reposisi, redefinisi, dan reaktualisasi peran TNI sebagai alat negara untuk melindungi, memelihara, dan mempertahankan keutuhan NKRI dari berbagai ancaman, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, dengan tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia dan memberikan darma baktinya dalam penyelenggaraan pembangunan.

  2. Mengembangkan kemampuan sistem pertahanan keamanan rakyat serta meningkatkan rasa nasionalisme.

  3. Meningkatkan dan mengembangkan keamanan negara dengan menggunakan anggaran yang memadai secara efisien dan efektif.


d. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Ekonomi



  1. Mengembangkan sistem ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang adil dan sehat, misalnya kesempatan yang sama dalam berusaha dan bekerja, perlindungan hak-hak konsumen, serta perlakuan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

  2. Mengembangkan persaingan yang sehat dan adil.

  3. Mengoptimalkan peran pemerintah dalam mengoreksi ketidakmampuan pasar dengan menghilangkan seluruh hambatan yang mengganggu mekanisme pasar melalui regulasi, pelayanan publik, serta subsidi dan insentif yang dilakukan secara transparan dan ditetapkan dengan undang-undang.

  4. Mengutamakan kehidupan yang layak berdasarkan atas kemanusiaan yang adil bagi masyarakat, terutama bagi fakir miskin dan anak-anak terlantar dengan mengembangkan sistem dan jaminan sosial melalui program pemerintah serta menumbuhkembangkan usaha dan kreativitas masyarakat yang pelakasanaannya dilakukan dengan birokrasi yang efektif, efisien, dan ditetapkan dengan undang-undang.

  5. Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global susuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komperatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah.

  6. Mengelola kebijakan makro dan mikro ekonomi secara terkoordinasi dan sinergis guna menentukan tingkat suku bunga wajar, tingkat inflasi terkendali, tingkat kurs rupiah yang stabil dan realistis, menyediakan kebutuhan pokok terutama perumahan dan pangan rakyat, menyediakan fasilitas publik yang memadai dan dengan harga yang terjangkau, serta memperlancar perizinan yang trasnparan, mudah, murah, dan cepat.


e. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial



  1. Meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung dan memprioritaskan upaya peningkatan kesehatan, pencegahan, penumbuhan, pemulihan, dan rehabilitasi sejak bayi dalam kandungan hingga usia lanjut.

  2. Meningkatkan dan memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan serta sarana dan prasarana dalam bidang medis yang mencakup ketersediaan obat yang terjangkau oleh masyarakat.

  3. Mengembangkan sistem jaminan sosial tenaga kerja bagi seluruh tenaga kerja untuk mendapatkan perlindungan, keamanan, dan keselarasan kerja yang memadai.

  4. Membangun ketahanan sosial yang mampu memberi bantuan penyelamatan dan pemberdayaan terhadap penyandang masalah kesejahteraan sosial dan korban bencana serta mencegah timbulnya gizi buruk dan turunnya kualitas generasi muda.

  5. Membangun apresiasi terhadap penduduk lanjut usia dan veteran untuk menjaga harkat dan martabatnya serta memanfaatkan pengalamannya.


f. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Kebudayaan, Kesenian, dan Pariwisata



  1. Mengembangkan dan membina kebudayaan nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa, budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat, serta membangun peradaban bangsa.

  2. Merumuskan nilai-nilai kebudayaan Indonesia untuk memberikan rujukan sistem nilai bagi totalitas perilaku kehidupan ekonomi, politik, hukum, dan kegiatan kebudayaan dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional dan peningkatan kualitas berbudaya masyarakat.

  3. Mengembangkan sikap kritis terhadap nilai-nilai budaya dalam rangka memilah-milah nilai budaya yang kondusif dan serasi untuk menghadapi tantangan pembangunan bangsa di masa depan.

  4. Mengembangkan kebebasan berkreasi dalam berkesenian untuk memberi inspirasi bagi kepekaan terhadap totalitaas kehidupan dengan tetap mengacu pada etika, moral, estetika dan agama, serta memberikan perlindungan dan penghargaan terhadap hak cipta dan royalti bagi pelaku seni dan budaya.

  5. Mengembangkan dunia perfilman Indonesia secara sehat sebagai media massa kreatif untuk meningkatkan moralitas agama serta kecerdasan bangsa, pembentukan opini publik yang positif, dan nilai tambah secara ekonomis.


g. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Kedudukan dan Peranan Perempuan



  1. Meningkatkan kedudukan dan peranan perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui kebijakan nasional yang diemban oleh lembaga yang mampu memperjuangkan terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender.

  2. Meningkatkan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dengan tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan serta nilai historis perjuangan kaum perempuan dalam rangka melanjutkan usaha pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat.


h. Implementasi Strategi Nasional di Bidang Pemuda dan Olahraga



  1. Menumbuhkan budaya olahraga guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang perlu memiliki tingkat kesehatan dan kebugaran yang cukup.

  2. Meningkatkan usaha pembibitan dan pembinaan olahraga yang dilakukan secara sistematis dan komprehensif melalui lembaga-lembaga pendidikan olahraga, termasuk organisasi olahraga penyandang cacat demi tercapainya prestasi yang membanggakan di tingkat nasional dan internasional.

  3. Mengembangkan iklim yang kondusif bagi generasi muda dalam mengaktualisasikan segenap potensi, bakat, dan minat mereka dengan memberikan kesempatan dan kebebasan mengorganisasikan diri secara bebas dan merdeka sebagai wahana pendewasaan untuk menjadi pemimpin bangsa yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berjiwa patriot, demokratis, mandiri, dan tanggap terhadap aspirasi masyarakat.

  4. Mengembangkan minat dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda yang berdaya saing, unggul, dan mandiri.

  5. Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif terutama penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, dan zat aditif lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Komentar

  1. […] Pengertian, Pentingnya, dan Implementasi Strategi Nasional Bangsa Indonesia […]

    BalasHapus
  2. […] https://www.artikelbelajar.com/pengertian-pentingnya-implementasi-strategi-nasional-bangsa-indonesia… […]

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Contoh Kalimat Efektif Kelogisan dan Kesepadanan Lengkap

Pengertian, Ciri Ciri, Praktik, Bentuk, dan Tingkatan Partisipasi Politik

Pengertian Model Pendidikan Gerak