Pengertian dan Unsur-Unsur Budaya Politik Indonesia

Pengertian dan Unsur-Unsur Budaya Politik Indonesia- Budaya politik yang terbentuk dalam masyarakat tidak terlepas dari sistem politik yang diterapkan. Indonesia adalah negara dengan sistem politik demokrasi Pancasila sehingga diharapkan budaya politik yang terbentuk juga budaya politik yang demokratis dengan berpedoman pada sendi-sendi Pancasila. Tahukah Anda, apakah yang dimaksud dengan budaya politik?

Pengertian dan Unsur-Unsur Budaya Politik Indonesia

Budaya Politik Indonesia

1. Pengertian dari Segi Bahasa

a. Pengertian Budaya

Kata budaya berasal dari bahasa Sansekerta buddayah yaitu bentuk jamak dari kata buddhi yang mengandung arti budi atau akal.

Adapun pemaknaan terhadap kata budaya menurut Koentjaraningrat adalah suatu sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik dari manusia dengan cara belajar. Tokoh lain bernama Parsudi Suparlan mengartikan budaya sebagai sistem ide milik bersama yang dipakai sebagai pedoman dalam kehidupan masyarakat.

Berdasar pada dua pengertian budaya yang dikemukakan oleh kedua tokoh tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa budaya memiliki peran besar bagi sebuah masyarakat yaitu sebagai pedoman dalam kehidupan masyarakat.

b. Pengertian Politik

Budaya Politik Indonesia – Kata politik berasal dari bahasa Yunani yaitu polis yang artinya negara kota. Adapun definisi mengenai politik sangatlah beragam, tiap-tiap tokoh memiliki sudut pandang masing-masing dalam mengartikan kata politik.
Berikut beberapa definisi mengenai politik menurut para ahli.

  1. Menurut Harold Laswell, politik adalah ilmu yang mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan.
  2. Menurut Masiam Budiarjdo, politik adalah bermacam-macam kegiatan dalam suatu sistem politik yang menentukan tujuan-tujuan dari sistem itu dan melaksanakan tujuan-tujuan itu. Adapun unsur-unsur dalam politik meliputi negara, kekuasaan, pengambilan keputusan, kebijakan umum, dan pembagian kekuasaan.
  3. Menurut Roger F. Soltau, politik adalah ilmu yang mempelajari negara, tujuan-tujuan negara, dan lembaga-lembaga negara yang akan melaksanakan tujuan tersebut serta hubungan antara negara dengan warga negaranya serta dengan negara lain.

Berdasar pada pendapat-pendapat tersebut, maka dapat kita simpulkan bahwa politik adalah berbagai macam kegiatan dalam suatu sistem politik negara yang menyangkut kemaslahatan hidup seluruh warga negara.

Setelah kita memahami pengertian budaya dan pengertian politik, maka kita akan memiliki gambaran mengenai pengertian budaya politik. Budaya politik adalah suatu sistem nilai bersama suatu masyarakat yang memiliki kesadaran untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan kolektif dan penentuan kebijakan publik untuk masyarakat seluruhnya.

Baca Juga : Pengertian dan Konsep Geopolitik Indonesia

Budaya Politik Indonesia- Istilah budaya politik pertama kali dikenalkan oleh Gabriel A. Almond dalam tulisannya yang berjudul Comparative Political System pada tahun 1956. Pada tahun 1960-1970, bersama Sydney Verba, ia mengembangkan konsep budaya politik sehingga menghasilkan sebuah buku yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan ilmu politik yaitu The Civic Culture. Isi buku ini adalah hasil penelitian mereka mengenai budaya politik di lima negara yaitu Amerika, Jerman, Inggris, Italia, dan Meksiko. Di Indonesia, civic culture diterjemahkan menjadi budaya politik atau kebudayaan politik. Sehingga dapaat disimpulkan bahwa budaya (kebudayaan) politik merupakan perwujudan nilai-nilai politik yang dianut oleh sekelompok masyarakat, bangsa, atau negara dan diyakini sebagai pedoman dalam melaksanakan aktivitas-aktivitas politik kenegaraan.

Budaya Politik Indonesia- Budaya politik merupakan kunci untuk memahami setiap sistem politik. Budaya politik merupakan legitimasi, pengaturan kekuasaan, proses pembuatan kebijakan pemerintah, kegiatan-kegiatan partai politik, perilaku aparat negara, serta gejolak masyarakat terhadap kekuasaan yang memerintah.

2. Pengertian Menurut Para Ahli

Untuk memperluas pemahaman Anda, berikut adalah pengertian budaya politik menurut para ahli.

 

a. Miriam Budiardjo

Budaya politik adalah keseluruhan dari pandangan-pandangan politik, seperti norma-norma, pola-pola orientasi terhadap politik, dan pandangan hidup pada umumnya.

b. Dennis Kavanangh
Budaya politik dapat diartikan sebagai pernyataan untuk menyatakan lingkungan perasaan dan sikap di mana sistem politik itu berlangsung.

c. Almond dan Powell
Budaya politik merupakan suatu konsep yang terdiri dari sikap, keyakinan, nilai-nilai, dan keterampilan yang sedang berlaku bagi seluruh anggota masyarakat termasuk pola kecenderungan-kecenderungan khusus serta pola-pola kebiasaan yang terdapat pada kelompok-kelompok dalam masyarakat.

d. Samuel Beer
Budaya politik adalah nilai-nilai keyakinan dan sikap-sikap emosi tentang bagaimana pemerintahan seharusnya dilaksanakan dan tentang apa yang harus dilakukan oleh pemerintah.

e. Austin Ranney
Budaya politik adalah seperangkat pandangan tentang politik dan pemerintahan yang dipegang secara bersama-sama; sebuah pola orientasi terhadap objek-objek politik.

3. Pemahaman tentang Budaya Politik secara Teoretis

Untuk mempermudah pemahaman terhadap budaya politik secara teoretis, berikut beberapa hal yang dapat disajikan sebagai pedoman.

  1. Budaya politik adalah aspek politik dari nilai-nilai yang terdiri dari pengetahuan, adat istiadat, takhayul, dan mitos. Semuanya dikenal dan diakui oleh sebagian besar masyarakat. Budaya poltik tersebut memberikan alasan rasional untuk menolak atau menerima nilai-nilai dan norma lain.
  2. Budaya politik dapat dilihat dari aspek doktrin dan aspek generiknya. Aspek doktrin menekankan pada isi atau materi, seperti sosialisme, demokrasi, dan nasionalisme, sedangkan aspek generik menganalisis bentuk, peranan, dan ciri-ciri budaya politik seperti militan, utopis, terbuka, atau tertutup.
  3. Hakikat dan ciri budaya politik yang menyangkut masalah nilai-nilai adalah prinsip dasar yang melandasi suatu pandangan hidup yang berhubungan dengan masalah tujuan.
  4. Bentuk budaya politik menyangkut sikap dan norma, yaitu sikap terbuka dan tertutup, tingkat militansi seseorang terhadap orang lain dalam pergaulan masyarakat, pola kepemimpinan (konformitas atau mendorong inisiatif kebebasan), sikap terhadap mobilitas (mempertahankan status quo mendorong mobilitas), serta prioritas kebijakan (menekankan ekonomi atau politik).

4. Unsur-Unsur yang Membangun Pengertian Budaya Politik

Terdapat beberapa unsur yang membangun pengertian budaya politik yaitu sebagai berikut.
a. Orientasi terhadap sistem politik pemerintah
Konsep budaya politik mengacu pada orientasi masyarakat terhadap satu sistem politik tertentu karena budaya politik merupakan sifat/karakter berpolitik pada suatu masyarakat tertentu. Almond dan Verba membagi orientasi politik menjadi tiga bagian yaitu sebagai berikut.

  1. Orinentasi kognitif, mencakup berbagai pengetahuan dan keyakinan tentang sistem politik. Hal ini bisa dilihat pada pengetahuan masyarakat, misalnya tentang tokoh-tokoh politik, kebijakan-kebijakan pemerintah, atau simbol-simbol yang dimiliki sistem politik secara keseluruhan seperti ibu kota negara, lambang negara, kepala negara, mata uang, dan lain-lain. Jadim dalam orientasi kognitif ini masyarakat hanya memiliki pengetahuan saja tanpa mempunyai perasaan lebih jaug tentang sistem politik.
  2. Orientasi afektif, menunjuk pada perasaan/ikatan emosional seorang individu terhadap sistem politik. Hal ini dapat memungkinkan terjadinya penerimaan maupun penolakan terhadap sistem politik secara keseluruhan, misalnya suatu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Sikap-sikap yang telah lama tumbuh dan berkembang dalam keluarga atau lingkungan hidup seseorang umumnya berpengaruh terhadap pembentukan perasaan warga negara yang bersangkutan.
  3. Orientasi evaluatif, menunjuk pada masyarakat yang telah mampu memberikan penilaian terhadap sistem politik. Dalam hal ini, masyarakat telah mampu memberikan keputusan atau pendapatnya mengenai objek-objek politik yang secara tipikal melibatkan nilai moral dalam masyarakat berdasarkan kriteria informasi dan perasaan yang mereka miliki.

b. Menekankan pada dimensi psikologis dan bersifat subjektif.
c. Membentuk suatu sikap dan perilaku yang khas sesuai dengan budaya politik yang melekat.

Baca Juga : Tipe-Tipe Budaya Politik di Indonesia

5. Faktor yang Memengaruhi Tingkat Budaya Politik Masyarakat

Budaya Politik Indonesia- Pada hakikatnya budaya politik merupakan pandangan dan orientasi masyarakat terhadap fenomena politik yang berkembang dalam negaranya. Oleh karena itu, budaya politik memiliki keterikatan yang erat dengan perilaku serta partisipasi rakyat dalam pemerintahan.

Perkembangan budaya politik dalam sebuah negara sangat dipengaruhi oleh tingkat kesadaran dan partisipasi politik masyarakat. Dalam negara yang tingkat kesadaran politiknya tinggi akan memiliki kecenderungan untuk memiliki partisipasi politik yang tinggi, sehingga tingkat budaya politiknya juga tinggi, begitu pula sebaliknya.

Perbedaan tingkat budaya politik dipengaruhi oleh banyak faktor. Berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi tingkat budaya politik sebuah negara.

  1. Tingkat pendidikan masyarakat.
  2. Tingkat ekonomi masyarakat.
  3. Reformasi politik/political will, yaitu semangat merevisi dan mengadopsi sistem politik yang lebih baik.
  4. Supremasi hukum, yaitu adanya penegakan hukum yang adil, independen, dan bebas.
  5. Media komunikasi yang independen dan befungsi sebagai kontrol sosial, bebas, serta mandiri.

Demikian pembahasan Artikel Belajar mengenai Pengertian dan Unsur-Unsur Budaya Politik Indonesia, semoga bermanfaat bagi kita semua.

No Responses

Add a Comment