Pengertian, Fungsi, Dimensi, Makna, dan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila

Pengertian, Fungsi, Dimensi, Makna, dan Nilai-Nilai Ideologi Pancasila – Halo sobat, kali ini  Artikel Belajar akan membahas mengenai “Ideologi Pancasila”. Kita sebagai warga negara Indonesia tentunya sudah mengetahui bahkan sudah hafal apa itu Pancasila. Yap Sslain bunyi kelima sila pancasila yang harus kita hafal, tak kalah pentingnya kita juga harus mengetahui mengenai ideologi pancasila. Sehingga kecintaan terhadap negara ini akan semakin bertambah.

Apakah pentingnya ideologi untuk suatu negara? Ideologi bermakna sebagai semua pandangan, nilai, cita-cita, dan keyakinan yang ingin diwujudkan dalam kehidupan nyata. Ideologi dalam hal ini amat diperlukan, sebab dianggap bisa membangkitkan kesadaran terhadap kemerdekaan.

Fungsi ideologi sendiri yaitu membentuk identitas/ciri kelompok atau bangsa. Ideologi mempunyai kecenderungan untuk “memisahkan” kita dari mereka. Ideologi berfungsi mempersatukan “sesama” kita.

materi ideologi pancasila

Pengertian Ideologi Pancasila

Ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai luhur budaya dan religius bangsa Indonesia. Pancasila berkedudukan sebagai dasar negara dan ideologi negara. Jadi, Ideologi pancasila adalah kumpulan nilai-nilai atau norma yang berdasarkan sila-sila pancasila. Dengan demikian, pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara Indonesia berakar pada pandangan hidup dan budaya bangsa dan bukannya mengangkat atau mengambil ideologi dari negara lain.

Apa itu dasar negara?

Pengertian dari dasar negara ialah landasan dalam suatu negara guna menjalankan dan melaksanakan kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Dasar Negara juga bermakna sebagai pedoman dasar dan cita – cita bangsa dalam mengatur kehidupan ketatanegaraan yang mencakup segala kehidupan bermasyarakat. Negara Indonesia memiliki dasar negara yaitu Pancasila. Merupakan hasil gagasan dari Ir. Soekarno pada tanggal 1 Juni 1945.

Negara tanpa dasar negara berarti negara tersebut tidak memiliki pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan bernegara, sehingga tidak mempunyai arah dan tujuan yang jelas, dan memudahkan timbulnya kekacauan. Dasar negara sebagai pedoman hidup bernegara mencakup cita-cita negara, tujuan negara, norma bernegara.

Fungsi Pancasila sebagai Ideologi Negara

  1. Sebagai pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia dalam upaya menjaga keutuhan negara dan memperbaiki kehidupan dari bangsa Indonesia.
  2. Menyatukan bangsa Indonesia, memperkokoh dan memelihara kesatuan dan persatuan.
  3. Membimbing dan mengarahkan bangsa Indonesia unutk mencapai tujuannya.
  4. Memberikan kemauan untuk memelihara dan mengembangkan identitas bangsa Indonesia
  5. Menerangi dan mengawasi keadaan, serta kritis kepada adanya upaya untuk mewujudkan cita-cita yang terkandung di dalam pancasila.

 

Makna Ideologi Pancasila

Pancasila selain berkedudukan sebagai dasar negara, juga berkedudukan sebagai Ideologi Nasional bangsa Indonesia. Sehingga makna pancasila dari ketetapan tersebut bahwa nilai-nilai yang tercamtum dalam ideologi pancasila menjadi cita-cita normatif bagi penyelenggaraan bernegara.

Pancasila sebagai ideologi mempunyai makna sebagai berikut:

  • Nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila menjadi cita-cita normatif penyelenggaraan bernegara.
  • Nilai-nilai yang tercantum dalam Pancasila merupakan nilai yang disepakati bersama dan oleh karena itu menjadi salah satu sarana pemersatu (integrasi) masyarakat Indonesia.

3 Dimensi Ideologi Pancasila

  1. Dimensi realitas, bermakna bahwa nilai nilai dasar yang dikandung oleh ideologi tersebut adalah nyata mengakar dan hidup di dalam masyarakat indonesia. Nilai-nilai dalam Pancasila bisa dengan mudah kita temukan dalam masyarakat yang tumbuh dan menjadi bagian dari identitas budaya.
  2. Dimensi idealisme, adalah bahwa nilai nilai dasar tersebut mengandung cita-cita yang hendak dicapai dalam segala bidang kehidupan berbangsa. Ideologi tersebut tak sekedar menggambarkan hakikat manusia serta kehidupannya tetapi juga mendeskripsikan gambaran ideal masyarakat dengan sekaligus memberi arahan sebagai pedoman.
  3. Dimensi fleksibilitas, mengandung makna bahwa ideologi tersebut mempunyai keluwesan, dengan demikian mampu sejalan dan berkembang bersama dengan pemikiran pemikiran baru yang relevan tanpa harus kehilangan jati diri atau hakikat yang dikandung.

 

Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Nilai-nilai Pancasila merupakan nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan. Inilah nilai dasar untuk kehidupan kenegaraan, kebangsaan dan kemasyarakatan.

Nilai Pancasila tergolong nilai kerohanian yang didalamnya terselip nilai lainnya secara lengkap dan harmonis, baik nilai nilai vital, material, nilai kebenaran(kenyataan) , nilai etis, nilai estetis, maupun nilai religius.

Nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi sendiri bersifat objektif dan subjektif.
Nilai-nilai Pancasila yang bersifat objektif maksudnya:

  • Rumusan dari sila-sila Pancasila itu sendiri mempunyai makna yang ter-dalam.
  • Pancasila yang tersimpan dalam Pembukaan UUD 1945 sebagai pokok kaidah negara yang mendasar.
  • Inti dari nilai Pancasila akan terus ada sepanjang masa dalam kehidupan bangsa Indonesia.

 

Sedangkan nilai-nilai Pancasila yang bersifat subjektif menjelaskan bahwa keberadaan nilai-nilai Pancasila bergantung pada bangsa Indonesia sendiri. Dapat dijelaskan sebab:

  • Nilai-nilai Pancasila itu timbul dari bangsa Indonesia.
  • Nilai-nilai Pancasila di dalamnya memuat nilai- nilai kerohanian.
  • Nilai-nilai Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia.
  • Nilai-nilai Pancasila di dalamnya merupakan nilai yang digali , tumbuh dan berkembang dari budaya bangsa Indonesia
  • Pancasila sebagai sumber nilai mengharuskan UUD memuat isi yang mewajibkan pemerintah, penyelenggara
  • Negara termasuk juga pengurus partai dan golongan fungsional untuk menjaga budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang cita-cita moral rakyat yang luhur.

Demikian pembahasan kita kali ini mengenai “Ideologi Pancasila”, semoga dengan adanya ideologi pancasila penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia dapat terwujudnya kehidupan yang ber-Ketuhanan, yang ber-Kemanusiaan, yang ber-Persatuan, yang ber-Kerakyatan, dan yang ber-Keadilan.

Baca juga : 11 Penyebab Hilangnya Kewarganegaraan Indonesia Beserta Penjelasan

Add a Comment