Pengertian,Ciri-Ciri,serta Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Beserta Cara Merubahnya

Pengertian,Ciri-Ciri,dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Beserta Cara Merubahnya -Pada kesempatan yang berbahagia ini Artikel Pandai akan memberikan pembahasan mengenai contoh kalimat aktif dan pasif. Contoh kalimat katif dan pasif pada dasarnya dapat dengan mudah kita temukan dalam kehidupan sehari hari. Hal ini disebabkan karena penggunan kalimat aktif dan pasif banyak diaplikasikan untuk bercakap cakap antara dua orang atau lebih.

Beberapa dari kalian mungkin masih merasa kesulitan untuk membuat kalimat aktif maupun kalimat pasif. Maka dari itu kakak akan mengulas mengenai materi kalimat aktif dan kalimat pasif secara rinci untuk menambah wawasan kalian selain dari sekolah. Selain memberikan ulasanmengenai pengertian dan cirri-ciri kedua kalimat tersebut, kakak juga tidak akanpelit untuk membagikan contoh kedua kalimat tersebut. Berikut pembahasannya.

Contoh kalimat aktif dan kalimat pasif sangat mudah dibedakan karena kedua contoh kalimat ini (kalimat aktif dan kalimat pasif) memiliki pola dan struktur kalimat yang berbeda. Meskipun demikian, baik contoh kalimat aktif maupun contoh kalimat pasif tidak dapat dipisahkan satu sama lain dalam penggunaannya.

Sebuah kalimat tidak akan menjadi terstruktur apabila tidak memiliki urutan subjek, predikat maupun objek. Struktur tersebut tersusun dalam sebuah kalimat, sama halnya seperti contoh kalimat aktif dan pasif. Dibawah ini akan saya jelaskan mengenai pengertian kalimat aktif dan pengertian kaliat pasif secara lengkap beserta contoh kalimat tersebut.

Pengertian,Ciri-Ciri,dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Beserta Cara Merubahnya

Kalimat Aktif dan Pasif (Kalimat Aktif )

A. Pengertian

Pembahasan yang pertama ialah pengertian kalimat aktif. Kalimat aktif merupakan sebuah kalimat yang subjeknya memiliki peran aktif dalam melakukan sebuah tindakan sebagai predikat kepada objek. Kalimat aktif merupakan suatu kalimat yang subyeknya (S) sebagai pelaku bertindak aktif melakukan tindakan yang disebut dengan predikat (P) kepada objek (O).

B. Ciri-ciri kalimat aktif:

  1. Subjek pada kalimat-kalimat di atas berjenis kata benda. Subjek tersebut berjenis subjek pelaku karena ia melakukan pekerjaan/ kegiatan/ perbuatan yang diungkapkan pada predikat.
  2. Sementara itu, kata yang bercetak miring merupakan predikat. Predikat yang berupa kata kerja aktif tersebut menjadi penanda bahwa kalimat tersebut berupa kalimat aktif.

C. Contoh kalimat aktif:

  • Afifah melukis pemandangan pantai.
  • Candra mengecat tembok kamarnya dengan warna biru.
  • Bebek peliharaanku menumpahkan air teh.
  • Ibu memasakanku sebuah sup ayam.
  • Ina mengambil bukunya Oni.
  • Ardi memotong rumput.Kalimat aktif juga memiliki ciri ciri yang dapat membedakannya dengan kalimat lainnya.

D.Macam Macam Kalimat Aktif

Kalimat aktif dapat dibagi menjadi beberapa jenis yaitu kalimat aktif intransitiv, kalimat aktif transitiv, kalimat aktif ekatransitive, maupun kalimat aktif dwitransitif. Berikut penjelasan beserta contohnya:

Kalimat Aktif Transitive

Kalimat aktif transitive merupakan kalimat yang memerlukan objek mendapatkan tindakan dari subjek ,yap Kalimat ini membutuhkan objek yang memperoleh respon dari subjeknya. Contoh kalimat aktif transitive :

  • Ayahku memberi Ibu sepasang sandal baru.
    Ayahku = subjek
    Memberi = predikat
    Ibu = objek
    Ibu memberi Ina coklat untuk camilan.
    Ibu menulis belanjaan.
  • Ayah mengendarai sepeda.
  • Kiko menyiram bunga.
  • Kakak dan Ina menonton film horor di bioskop.

Kalimat Aktif Ekatransitive

Kalimat aktif ekatransitive merupakan kalimat aktif yang memerlukan objek namun tidak memerlukan pelengkap atau keterangan. Jenis kalimat ini memiliki struktur pola Subjek-Predikat-Objek. Contoh kalimat aktif ekatransitive:

  • Adik menyapu lantai.
  • Paman menonton televisi.
  • Aris memotong roti.
  • Ibu memasak sayur.
  • Ina membaca buku.
  • Wakwaw memanjat pohon.
  • Pak Joko menerobos lampu merah.
  • Kakak mencuci pakaian.

Kalimat Aktif Intransitive

Kalimat aktif Intransitive merupakan sebuh kalimat aktif yang objeknya tidak muncul karena tidak menerima tindakan dari subjek. Pada kalimat ini memiliki keterangan maupun pelengkap. Struktur kalimatnya yaitu S-P-K maupun S-P. Contoh kalimat aktif Intransitive :

  • Novari sedang membaca buku di perpustakaan.
  • Selva sedang mengukir kayu dengan telaten.
  • Budi belajar dengan tekun.
  • Nuni belajar dengan rajin.
  • Jihad bersepeda dengan pelan pelan.
  • Adji sedang menyanyi dikamar mandi.
  • Ayam itu berkokok setiap pagi.
  • Ayah tertidur berjam jam.
  • Nenek Ani sangat kesakitan.

Kalimat Aktif Dwitransitif

Jenis kalimat aktif yang terakhir ialah kalimat dwitransitif. Jenis kalimat ini memiliki satu predikat yang dilengkapi dengan objek maupun keterangan. Kalimat aktif dwitransitif memiliki pola S-P-O-K. Apabila salah satu pola tidak ada maka kalimat akan rancu dan maknanya tidak akan tersampaikan. Contoh kalimat aktif dwitransitif :

  • Anggi mengirimi bunga kepada Rani setiap hari.
  • Ayah menguras kolam ikan seminggu sekali
  • Ayah mentransfer uang kepada Ibu setiap bulan.
  • Fikri membersihkan lantai setiap pagi.
  • Aldo selalu pergi sekolh setiap hari.
  • Ibu mencuci pakaian setiap hari.
  • Ayah mengendarai sepeda setiap hari.

Pada dasarnya setiap contoh kalimat aktif tersebut dapat dirubah kedalam bentuk contoh kalimat pasif. cara merubah kalimat aktif menjadi pasif sendiri sangat mudah untuk dilakukan.

a. Untuk mengubah kalimat aktif menjadi pasif dapat dilakukan dengan mengubah subjek yang terdapat dalam kalimat aktif diubah menjadi Objek yang terdapat dalam bentuk kalimat pasif. Berikut contohnya:

Kalimat aktif =”Ibu mencium Adik di depan kamarnya.” menjadi

Kalimat pasif=”Adik dicium Ibu di depan kamarnya.”

b. Predikat dalam kalimat aktif yang memiliki imbuhan Me- diubah menjadi imbuhan Ter- atau Di-. Berikut contohnya:

Kalimat aktif = “Ibu melupakan masakan yang enak itu.” menjadi

Kalimat pasif =”Masakan yang enak itu diabaikan oleh Ibu.”

c. Kalimat aktif yang tidak memiliki objek dapat diubah menjadi kalimat pasif.

Kalimat Aktif=”Joko melukai semut.” menjadi

Kalimat Pasif =”Semut dilukai Joko.”

Kalimat Aktif dan Pasif (Kalimat Pasif)

A. Pengertian

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya mendapat/dikenai suatu tindakan yang berupa predikat oleh objek. Kalimat pasif biasanya diawali oleh awalan ter- atau di

B.Contoh Kalimat Pasif

  • Bunga disirami oleh Ani.
  • Adik dibelikan sebuah sepatu oleh ayah.
  • Makananku dimakan adik.

Tidak hanya kalimat aktif saja yang memiliki ciri ciri, kalimat pasif juga memiliki ciri ciri untuk membedakannya dengan jenis kalimat lainnya. Berikut ciri ciri kalimat pasif:

Subjek yang terdapat dalam kalimat aktif berperan sebagai objek yang terdapat dalam kalimat pasif.
Predikat pada kalimat pasif memiliki imbuhan Ke-an, Ter- maupun Di-. Misal

  • Rumahku kemasukan maling malam kemarin.

Kata kerja dalam kalimat pasif diawali dengan kata ganti kau atau ku. Misalnya Baju itu telah kucuci.

Apabila kalimat pasif mengandung kata “oleh” maka dapat dihilangkan dan tidak akan mengubah arti kalimatnya. Misalnya

  • Ina ditegur oleh Bu Guru karena tidak mengerjakan PR. (kalimat aktif) dapat diubah menjadi Ina ditegur Bu Guru karena tidak mengerjakn PR. (kalimat pasif)

Demikianlah Pengertian,Ciri-Ciri,dan Contoh Kalimat Aktif dan Pasif Beserta Cara Merubahnya yang dapat saya jelaskan. Semoga artikel ini dapat menambah ilmu anda. Penggunaan kalimat aktif dan pasif memang tidak dapat dipisahkan dari keseharian kita. Maka dari itu akan sangat mudah menemukan contoh kalimat aktif dan contoh kalimat pasif dalam sebuah percakapan.

 

Add a Comment